SISTEM INSTALASI TATA UDARA
AC jenis split ini memiliki beberapa kelebihan antara lain :
1. Bisa dipasang pada ruangan yang tidak berhubungan dengan udara luar, karena condenser yang terpasang pada outdoor bisa ditempatkan ditempat yang berhubungan dengan udara luar jauh dari ruangan yang didinginkan.
2. Suara didalam ruangan tidak berisik
AC jenis split ini memiliki kekurangan antara lain :
1. Pemasangan pertama maupun pembongkaran apabila akan dipindahkan membutuhkan tenaga yang terlatih.
2. Pemeliharaan/perawatan membutuhkan peralatan khusus dan tenaga yang terlatih.
A. AC Standard / Biasa / Reguler
Jika Anda menghendaki udara yang cepat dingin, gunakan AC standar dengan watt besar. Atau gunakan AC dengan PK yang besar melebihi besar ruangan. Misal ruangan Anda 3×5 meter, maka gunakan 1PK agar cepat dingin.
Kekurangan dari AC standard adalah boros listrik. AC biasa lebih hemat jika outdoor unit tidak sering mati nyala mati nyala terus. Hal ini karena pada AC biasa, jika suhu sudah tercapai maka unit outdoor sering mati dengan tujuan hemat listrik
Berbeda dengan AC inverter yang dimana unit outdoor bekerja terus menerus secara otomatis untuk mempertahankan suhu sesuai target.
Keuntungnya menggunakan AC standar adalah
> harga lebih murah, biaya perawatan dan freon lebih murah dibanding tipe inverter, dan banyak tukang AC yang terbiasa menangani AC tipe ini.
B. AC tipe Low watt
AC low watt memang kesannya hemat listrik, tetapi dinginnya tidak secepat AC biasa. Kenapa? karena kompresornya dikurangi suplai dayanya supaya irit listrik. Tujuan sebenarnya sih bukan untuk menghemat listrik, tapi agar rumah yang daya listriknya kecil bisa tetap menggunakan AC.
>Keuntungan AC tipe low watt adalah listriknya lebih hemat dibanding AC standar.
>Kekurangannya adalah tidak cepat dingin (lama dinginnya), dan biasanya harganya lebih mahal dari standar.
C. AC Inverter
Inverter menggunakan teknik pengaturan frekuensi listrik untuk mengontrol cooling power output yg diharapkan. Frekuensi listrik ini akan mempengaruhi kecepatan kompresor. Prinsipnya adalah listrik arus AC dari PLN dirubah menjadi DC, kemudian dirubah lagi menjadi AC yang frekuensinya diatur secara otomatis oleh sensor suhu. Sehingga jika sudah dingin, sensor akan mengatur listriknya sehingga putaran kompresor menjadi lebih lambat, yang ujung-ujungnya akan menghemat listrik.
Jika ruangannya tertutup rapat, lebih baik menggunakan tipe inverter. Tetapi jika ruangannya terbuka, gunakan tipe low watt. Kalau ruangannya besar dan terbuka, pakai inverter malah lebih boros.
Pilih inverter jika : ingin hemat listrik, ruangan tertutup, tidak terlalu ingin cepat dingin. Kelemahannya : biaya perawatan lebih mahal, freon lebih mahal dll.
https://purbakuncara.com/tipe-tipe-ac-split-dan-tips-agar-ac-tidak-boros-listrik/
Sistem AC Sentral (Central) merupakan suatu sistem AC dimana proses pendinginan udara terpusat pada satu lokasi yang kemudian didistribusikan/dialirkan ke semua arah atau lokasi (satu Outdoor dengan beberapa indoor). Sistem ini memiliki beberapa komponen utama yaitu unit pendingin atau Chiller, Unit pengatur udara atau Air Handling Unit (AHU), Cooling Tower, system pemipaan, system saluran udara atau ducting dan system control & kelistrikan.
Komponen AC Sentral Ruangan
1. CHILLER
Chiller adalah mesin refrigerasi yang berfungsi untuk mendinginkan air pada sisi evaporatornya. Air dingin yang dihasilkan selanjutnya didistribusikan ke mesin penukar kalor ( FCU / Fan Coil Unit ).
Jenis chiller didasarkan pada jenis kompressornya :
a. Reciprocating b. Screw c. Centrifugal
Jenis chiller didasarkan pada jenis cara pendinginan kondensornya :
a. Air Cooler b. Water Cooler
2. AHU (Air Handling Unit)
AHU Adalah suatu mesin penukar kalor, dimana udara panas dari ruangan dihembuskan melewati coil pendingin didalam AHU sehingga menjadi udara dingin yang selanjutnya didistribusikan ke ruangan.
3. COOLING TOWER ( khusus chiller jenis Water Cooler ).
Adalah suatu mesin yang berfungsi untuk mendinginkan air yang dipakai pendinginan condenssor chiller dengan cara melewat air panas pada filamen didalam cooling tower yang dihembus oleh udara sekitar dengan blower yang suhunya lebih rendah.
4. POMPA SIRKULASI.
Ada dua jenis pompa sirkulasi, yaitu :
a. Pompa sirkulasi air dingin ( Chilled Water Pump ) berfungsi mensirkulasikan air dingin dari Chiller ke Koil pendingin AHU / FCU.
b. Pompa Sirkulasi air pendingin ( Condenser Water Pump ).
Pompa ini hanya untuk Chiller jenis Water Cooled dan berfungsi untuk mensirkulasikan air pendingin dari kondensor Chiller ke Cooling Tower dan seterusnya.
Prinsip kerja
Prinsip kerja secara sederhana pada unit penanganan udara ini adalah menyedot udara dari ruangan (return air) yang kemudian dicampur dengan udara segar dari lingkungan (fresh air) dengan komposisi yang bisa diubah-ubah sesuai keinginan. Campuran udara tersebut masuk menuju AHU melewati filter, fan sentrifugal dan koil pendingin. Setelah itu udara yang telah mengalami penurunan temperatur didistribusikan secara merata ke setiap ruangan melewati saluran udara (ducting) yang telah dirancang terlebih dahulu sehingga lokasi yang jauh sekalipun bisa terjangkau.
Beberapa kelemahan dari sistem ini adalah jika satu komponen mengalami kerusakan dan sistem AC sentral tidak hidup maka semua ruangan tidak akan merasakan udara sejuk. Selain itu jika temperatur udara terlalu rendah atau dingin maka pengaturannya harus pada termostat di koil pendingin pada komponen AHU.
AC Split
AC Split adalah AC yang komponennya dibagi menjadi dua unit yaitu unit indoor yang terdiri dari filter udara, evaporator dan evaporator blower, expansion valve dan controll unit, serta unit outdoor yang terdiri dari compresor, condenser, condenser blower dan refrigerant filter. AC split memisahkan sisi panas dan sisi dingin sistem. Sisi yang dingin terdiri atas katup ekspansi dan kumparan evaporator yang pada umumnya ditempatkan dalam suatu Air Handler Unit (AHU). AHU menghembuskan udara melalui kumparan evaporator dan udara, setelah melalui kumparan evaporator menjadi dingin. Udara dingin ini kemudian disalurkan ke ruangan yang didinginkan Sedangkan panas yang biasa disebut dengan unit kondensasi atau kondenser biasanya diletakkan di luar bangunan agar panas yg dihasilkan dibuang keluar.
AC jenis split ini memiliki beberapa kelebihan antara lain :
1. Bisa dipasang pada ruangan yang tidak berhubungan dengan udara luar, karena condenser yang terpasang pada outdoor bisa ditempatkan ditempat yang berhubungan dengan udara luar jauh dari ruangan yang didinginkan.
2. Suara didalam ruangan tidak berisik
AC jenis split ini memiliki kekurangan antara lain :
1. Pemasangan pertama maupun pembongkaran apabila akan dipindahkan membutuhkan tenaga yang terlatih.
2. Pemeliharaan/perawatan membutuhkan peralatan khusus dan tenaga yang terlatih.
A. AC Standard / Biasa / Reguler
Jika Anda menghendaki udara yang cepat dingin, gunakan AC standar dengan watt besar. Atau gunakan AC dengan PK yang besar melebihi besar ruangan. Misal ruangan Anda 3×5 meter, maka gunakan 1PK agar cepat dingin.
Kekurangan dari AC standard adalah boros listrik. AC biasa lebih hemat jika outdoor unit tidak sering mati nyala mati nyala terus. Hal ini karena pada AC biasa, jika suhu sudah tercapai maka unit outdoor sering mati dengan tujuan hemat listrik
Berbeda dengan AC inverter yang dimana unit outdoor bekerja terus menerus secara otomatis untuk mempertahankan suhu sesuai target.
Keuntungnya menggunakan AC standar adalah
> harga lebih murah, biaya perawatan dan freon lebih murah dibanding tipe inverter, dan banyak tukang AC yang terbiasa menangani AC tipe ini.
B. AC tipe Low watt
AC low watt memang kesannya hemat listrik, tetapi dinginnya tidak secepat AC biasa. Kenapa? karena kompresornya dikurangi suplai dayanya supaya irit listrik. Tujuan sebenarnya sih bukan untuk menghemat listrik, tapi agar rumah yang daya listriknya kecil bisa tetap menggunakan AC.
>Keuntungan AC tipe low watt adalah listriknya lebih hemat dibanding AC standar.
>Kekurangannya adalah tidak cepat dingin (lama dinginnya), dan biasanya harganya lebih mahal dari standar.
C. AC Inverter
Inverter menggunakan teknik pengaturan frekuensi listrik untuk mengontrol cooling power output yg diharapkan. Frekuensi listrik ini akan mempengaruhi kecepatan kompresor. Prinsipnya adalah listrik arus AC dari PLN dirubah menjadi DC, kemudian dirubah lagi menjadi AC yang frekuensinya diatur secara otomatis oleh sensor suhu. Sehingga jika sudah dingin, sensor akan mengatur listriknya sehingga putaran kompresor menjadi lebih lambat, yang ujung-ujungnya akan menghemat listrik.
Jika ruangannya tertutup rapat, lebih baik menggunakan tipe inverter. Tetapi jika ruangannya terbuka, gunakan tipe low watt. Kalau ruangannya besar dan terbuka, pakai inverter malah lebih boros.
Pilih inverter jika : ingin hemat listrik, ruangan tertutup, tidak terlalu ingin cepat dingin. Kelemahannya : biaya perawatan lebih mahal, freon lebih mahal dll.
https://purbakuncara.com/tipe-tipe-ac-split-dan-tips-agar-ac-tidak-boros-listrik/
Sistem AC Sentral (Central) merupakan suatu sistem AC dimana proses pendinginan udara terpusat pada satu lokasi yang kemudian didistribusikan/dialirkan ke semua arah atau lokasi (satu Outdoor dengan beberapa indoor). Sistem ini memiliki beberapa komponen utama yaitu unit pendingin atau Chiller, Unit pengatur udara atau Air Handling Unit (AHU), Cooling Tower, system pemipaan, system saluran udara atau ducting dan system control & kelistrikan.
Komponen AC Sentral Ruangan
1. CHILLER
Chiller adalah mesin refrigerasi yang berfungsi untuk mendinginkan air pada sisi evaporatornya. Air dingin yang dihasilkan selanjutnya didistribusikan ke mesin penukar kalor ( FCU / Fan Coil Unit ).
Jenis chiller didasarkan pada jenis kompressornya :
a. Reciprocating b. Screw c. Centrifugal
Jenis chiller didasarkan pada jenis cara pendinginan kondensornya :
a. Air Cooler b. Water Cooler
2. AHU (Air Handling Unit)
AHU Adalah suatu mesin penukar kalor, dimana udara panas dari ruangan dihembuskan melewati coil pendingin didalam AHU sehingga menjadi udara dingin yang selanjutnya didistribusikan ke ruangan.
3. COOLING TOWER ( khusus chiller jenis Water Cooler ).
Adalah suatu mesin yang berfungsi untuk mendinginkan air yang dipakai pendinginan condenssor chiller dengan cara melewat air panas pada filamen didalam cooling tower yang dihembus oleh udara sekitar dengan blower yang suhunya lebih rendah.
4. POMPA SIRKULASI.
Ada dua jenis pompa sirkulasi, yaitu :
a. Pompa sirkulasi air dingin ( Chilled Water Pump ) berfungsi mensirkulasikan air dingin dari Chiller ke Koil pendingin AHU / FCU.
b. Pompa Sirkulasi air pendingin ( Condenser Water Pump ).
Pompa ini hanya untuk Chiller jenis Water Cooled dan berfungsi untuk mensirkulasikan air pendingin dari kondensor Chiller ke Cooling Tower dan seterusnya.
Prinsip kerja
Prinsip kerja secara sederhana pada unit penanganan udara ini adalah menyedot udara dari ruangan (return air) yang kemudian dicampur dengan udara segar dari lingkungan (fresh air) dengan komposisi yang bisa diubah-ubah sesuai keinginan. Campuran udara tersebut masuk menuju AHU melewati filter, fan sentrifugal dan koil pendingin. Setelah itu udara yang telah mengalami penurunan temperatur didistribusikan secara merata ke setiap ruangan melewati saluran udara (ducting) yang telah dirancang terlebih dahulu sehingga lokasi yang jauh sekalipun bisa terjangkau.
Beberapa kelemahan dari sistem ini adalah jika satu komponen mengalami kerusakan dan sistem AC sentral tidak hidup maka semua ruangan tidak akan merasakan udara sejuk. Selain itu jika temperatur udara terlalu rendah atau dingin maka pengaturannya harus pada termostat di koil pendingin pada komponen AHU.
Komentar
Posting Komentar